Friday, May 4, 2012

Ular Beranak 56 Ekor Hebohkan Warga Desa Jalmak Pamekasan



 Saya Posting agar sekedar pemberitahuan dikarenakan saya warga Desa Jalmak baru saja mengetahuinya.
Ular beranak dari Pamekasan
          Ratusan warga Desa jalmak Kecamatan Kota Kabupaten Pamekasan Madura dihebohkan dengan penemuan ular berbisa yang sedang beranak sebanyak 56 ekor, beberapa waktu lalu.
Ular berbisa itu pertama kali di temukan oleh Agung, putra Abdul Ghafur. Ghafur menceritakan pada LIcom, pada malam itu, Agung mengambil es batu serta nangka di dalam lemari es miliknya. “Saya lihat Agung lari dan memanggil-manggil saya mbak,” kata Ghafur pada LIcom, Selasa (15/11/2011).
“Ada apa gung, ada apa gung, kenapa kamu, ada ular pak di bawah lemari es, “kata Ghafur menirukan ucapan anaknya Agung. Kemudian Ghafur pun memindahkan lemari es tersebut, dan betapa terkejutnya dirinya tatkala melihat seekor ular berbisa yang sedang beranak.
“Mungkin ular itu kaget mbak, dan langsung kabur meninggalkan anaknya sebanyak 36 ekor,” kata Ghafur lagi.
Adanya ular berbisa yang beranak tersebut, ternyata mengundang rasa penasaran warga sekitar. Tak seberapa lama, rumah Ghafur pun dipadati warga sekitar. Mereka penasaran ingin melihat dari dekat ular yang beranak, padahal yang mereka ketahui, ular bukan beranak, tetapi bertelur.
Induk ular yang kabur berhasil ditangkap warga, dan karena penasaran dengan ular beranak, Ghafur pun membedah perut ulat dengan silet.
Rasa penasaran warga terjawab setelah perut ular dibedah dan ternyata banyak anak ular yang bersarang di perut induknya tersebut. “Anak ular semua berjumlah 56 ekor mbak,” imbuh Ghafur.
Ular beranak tersebut, ternyata membuat penasaran camat dan kepala desa serta warga tetangga. Mereka pun berbondong-bondong mendatangi rumah Ghafur hanya sekadar ingin melihat untuk mengatahui apakah benar ada ular berbisa yang beranak.
Kemudian, agar ular itu tidak mati sia-sia, warga pun berinisiatif mengawetkan ular tersebut dengan memberikan bahan pengawet dan memasukkanya ke dalam toples.
“Ular ini ular aneh mbak, perlu untuk diabadikan, “pungkasnya. nen/LI-08

 Sumber : LENSAINDONESIA.COM


No comments:

Post a Comment